Mengetahui Suka Duka Menjadi Seorang Freelancer

suka duka seorang freelancer suka duka seorang freelancer

Menjadi freelance atau pekerja lepas saat ini sudah tidak asing. Freelance yang banyak dipahami oleh banyak orang adalah sebuah pekerjaan yang bisa dikerjakan secara fleksibel, dengan waktu kerja yang bisa diatur sendiri dan penghasilan yang tidak terbatas. Namun ada juga yang beranggapan justru kebalikannya, freelance adalah sebuah pekerjaan yang sama sekali tidak memiliki prospek, berpendapatan kecil dan perjaan yang tidak mengenal waktu. Ya, beberapa anggapan yang sudah disebutkan di sini memang tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar. Hal ini tergantung dengan keadaan masing-masing orang.

 

Keuntungan Bekerja Freelance

 

Pada dasarnya, pekerjaan freelance merupakan sebuah pekerjaan dimana seseorang memang sengaja bekerja untuk dirinya sendiri dan tidak terikat perusahaan. Karena tidak terikat perusahaan inilah, hak dan kewajiban jelas berbeda dengan karyawan yang datang ke kantor atau sebuah perusahaan. Sebelum anda memutuskan terjun menjadi freelance, berikut ini ada beberapa keuntungan bekerja freelance yang perlu anda ketahui.

 

  1. Mengontrol proyek sendiri

 

Keuntungan bekerja freelance yang pertama, anda bisa menerima atau menolak pekerjaan yang ditawarkan. Jika anda sudah mendapat pekerjaan yang dirasa menyita waktu, maka bisa menolak tawaran dari proyek lain. Menjadi freelance memang memiliki kecenderungan untuk memili-milih pekerjaan yang sesuai dengan minatnya. Contoh freelance untuk penulis lepas yang kadang hanya akan menulis untuk topik tertentu, misalnya saja tentang topik olahraga atau teknologi.

 

  1. Bekerja remote (dimana saja)

 

Inilah salah satu alasan yang banyak orang memilih ingin menjadi pekerja lepas, yaitu bisa mengerjakan pekerjaan dimana saja. Anda bisa bekerja di kafe, taman atau dimanapun yang anda senangi asal memiliki koneksi internet lancar. Yang terpenting anda bisa mengerjakan sesuai waktu yang ditentukan dan klien merasa puas.

 

  1. Waktu yang fleksibel

 

Biasanya klien akan memberi tenggang waktu untuk menyelesaikan proyek yang diberikan pada pekerja lepas. Nah, dengan begini anda bisa mengira-ngira kapan proyek tersebut bisa diselesaikan dengan waktu pengerjaan sesuai keinginan. Anda bisa mengerjakan proyek tersebut pada malam atau sore hari. Inilah yang menjadi pembeda antara freelance dan pekerja kantoran yang harus bekerja dari pagi hingga sore hari.

 

  1. Disiplin akan waktu

 

Pekerja lepas bekerja untuk diri sendiri, maka anda harus belajar dalam mengatur apapun sendiri agar tetap bisa bertahan. Dari mengatur lamanya pengerjaan proyek, jam bangun tidur, jam makan dan sebagainya. Menjaga kedisiplinan waktu ini merupakan tantangan bagi para pekerja lepas agar bisa mengerjakan suatu proyek dengan tepat waktu. Jika hal ini bisa anda jalankan dengan baik, anda bisa menerima proyek pekerjaan lain yang otomatis juga bisa menambah pemasukan.

 

Kekurangan Menjadi Pekerja Freelance

 

Sebelum benar-benar memantapkan hati untuk menjadi pekerja freelance, anda juga harus mengetahui dukanya menjadi pekerja lepas ini. Nah, berikut ini rangkuman yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan.

 

  1. Pendapatan yang tidak pasti

 

Freelance biasnya mengerjakan satu proyek dalam satu waktu, maka tidak heran jika pemasukan yang didapatkan tidak pasti. Terkadang proyek yang anda kerjakan akan mengalami penolakan seperti adanya ketidaksesuaian dengan yang diinginkan klien hingga membutuhkan revisi. Tentu waktu untuk merevisi ini juga bisa mengganggu waktu anda saat ingin menerima proyek dari klien lain yang seharusnya bisa menambah pundi uang untuk anda.

 

  1. Dikejar deadline kapanpun dan dimanapun

 

Inlah salah satu alasan kenapa, banyak orang harus berpikir dua kali sebelum memilih bekerja freelance. Keuntungan bekerja freelance yang bisa bekerja dimanapun, ternyata juga harus dibarengi dengan kesiapan untuk dihubungi klien kapan saja. Tidak peduli apakah anda sedang bersantai dengan keluarga, menonton film di bioskop atau bahkan saat liburan, saat klien meminta revisi, maka anda harus menanggung resiko tersebut.

 

  1. Merasa kesepian

 

Memilih menjadi freelancer, maka harus siap dengan rasa kesepian dan terisolasi karena anda akan bekerja sendiri tanpa ada teman kerja atau karyawan lain. Sebagian orang mungkin menyukai pekerjaan yang bisa diselesaikan sendiri, namun tidak sedikit yang tidak menyukai hal ini.

 

  1. Resiko dibayar murah

 

Selain penghasilan yang tidak pasti, pekerja lepas juga harus bersiap diri jika proyek yang dikerjakan dibayar murah meskipun sudah melakukan riset mendalam. Anda juga berpotensi menerima bayaran yang berbeda (murah) dengan karyawan tetap meski kesulitan yang dialami sebenarnya sama.